Saturday, February 14, 2015

Bagaimana Hidup Diurus Allah?

Bagaimana Hidup Diurus Allah?
Redha dengan Allah. Redha dengan takdir bukanlah DI AKHIR!!!! Bukan setelah semua dilakukan akhirnya baru ingin redha dan menerima setelah segala usaha masih gagal. Ini bukan berserah. Ini mengalah.
Redha = Menerima kehendak Allah + Mengikut ketetapan yang ditetapkan Allah.
Redha atau menerima ini harusnya di awal. Redha dahulu apa jua yang telah dan sedang berlaku. Namun sesuatu yang belum berlaku, usahakan andai ia baik. Jauhkan andai ia tidak baik.
Apa yang telah berlaku, terima dan redha. Kemudian teruslah ikut ketetapan yang ditetapkan Allah.
Apabila saat ini sakit… redha. Kemudian ikut ketetapan yakni mencari cara untuk sembuh. Ke klinik, ke farmasi atau apa jua cara untuk sembuh.
Apabila tiada rezeki…. redha. Kemudian ikut ketetapan yakni harus mencari rezeki. Ada tanggungjawab untuk diuruskan dengan rezeki. Boleh jadi membayar hutang, memberi nafkah makan, minum, tempat tinggal, bersedekah, berzakat, haji dan sebagainya.
Apabila tiada ilmu….. redha. Kemudian ikut ketetapan yakni tiada ilmu itu menjadikan kita jahil. Lalu belajar… menuntut ilmu… berguru dan sebagainya.
Apabila ditimpa musibah….. redha. Kemudian ikut ketetapan Allah.
Apabila diberikan rezeki, dilimpahi nikmat… redha. Kemudian ikut ketetapan Allah yakni bersyukur, berterima kasih.
Namun dalam terus mengikut ketetapan Allah, teruskan menjaga kesedaran pada Allah. Tidak sesekali lepaskan Allah walau satu saat pun. Mohon terus pada Allah cara yang terbaik di sisiNya.
Nanti pasti sabar. Pasti Bersyukur. Pasti tenang. Pasti bahagia. Pasti terus dikurniakan semangat dan ilham dalam meneruskan hidup.
“Ya Allah, kami terima ya Allah. Kami redha ya Allah.”