Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2011

Communication Manners In Islam

Good manners, insyallah, start with good speech. So in this article, we at OSM will share you on few basic communication manners Muslims should practice according to the Quran and hadith! :D 1. In today’s modern society, talking/speech is not the only method of communication. There are also such others such as phones, chats (YM, MSN), social networks (Facebook), forums and so much more! So therefore, as Muslims, we must always be careful when it comes to communication! In Islam, Muslims are thought with appropriate communication manners; hence, we should always remember that every word he/she says is accounted for. Which means, everything you utter/type might get you sinned or rewarded!

Ayuh muhasabah, mengapa malas beribadah?

Apakah kita pernah mengalami malas beribadah? Terasa berat untuk tilawah atau tidak merasakan kenikmatan ketika membaca Al-Quran atau solat? Atau mungkin merasa susah untuk bangun malam untuk qiyamulail? Sedangkan jam sudah diset untuk mengejutkan kita, alarm handphone juga sudah disetting tetapi ketika berdering kita tetap terlelap dalam tidur, hanya kedengaran seperti dalam mimpi dan akhirnya mati-mati sendiri atau bangun dengan setengah sedar, setelah itu menarik selimut untuk meneruskan tidur. Sedangkan biasanya dengan mudah boleh bangun. Apa yang terjadi dengan diri kita? Atau mungkin kita pernah merasakan mulut ini terasa berat ketika melantunkan ayat-ayat Al-Quran atau mengucapkan salam kepada saudara kita. Atau mungkin kita secara sengaja memperlambatkan waktu menunaikan solat, terkadang hati rasa meluat dengan rakan di pejabat kerana hal-hal yang kecil atau prasangka buruk. Terkadang kita melalui hari yang kita isytiharkan sebagai hari malang atau tiada mood. Dan makin malang l…

Remaja Mulia: Mengejar Kematangan

Mengejar Kematangan “Tak nak pakcik teman?” Abdul Haq menggeleng. “Tak perlu rasanya, sebab…” “Assalamu’alaikum!” Satu laungan kedengaran.

Cinta, Rupa Paras, Pengorbanan, Kesetiaan, Kesabaran dan Kebahagiaan

Semua kita mencari kesempurnaan dalam memiliki cinta. Sang pemuda mencari pemudi yang cantik, menawan, baik hati dan sebagainya. Sang pemudi mencari pemuda yang tampan, romantik, jujur dan seangkatannya. Kesian kepada yang kurang tampan dan kurang cantik. Kerana begitulah lumrah manusia, mahukan yang cantik, menarik dan sempurna.

Terkadang yang cantik sudah bertemu dengan yang tampan, tapi akhirnya cinta hanya sekerat jalan. Kenapa jadi sedemikian? Perhubungan cinta hanya sekadar atas dasar rupa paras? Rasulullah SAW ada bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ahmad:

"Cintamu kepada sesuatu menjadikan kamu buta dan tuli."

Cinta juga menuntut pengorbanan. Ada yang sanggup mengorbankan keluarga sendiri demi mengikut pilihan hati. Ada yang sanggup mengorbankan ‘study” untuk bersama kekasih hati. Ada yang sanggup mengorbankan maruah sendiri demi membuktikan cinta sejati. Ada yang sanggup mengorbankan jiwa demi meraih ketuanan cinta. Oh cinta.. penanganmu heba…